Pemanis Buatan, Aman atau Tidak?

Kompas.com - 11/12/2009, 14:11 WIB

KOMPAS.com - Menurut Susan Swithers, PhD dari Purdue University, pemanis buatan dapat menggemukkan badan. Meski manis di lidah, nyaris tidak ada kalori yang masuk. Akibatnya, sinyal otak berkata, "Lanjutkan saja". Meski begitu, pemanis buatan tetap banyak digunakan. Apa saja jenis pemanis buatan di pasaran?

Stevia
Rasanya: 250-300 kali lebih manis
Banyak terdapat di minuman manis dalam kemasan. Karena diekstrak dari daun Stevia, produk ini dianggap natural. FDA mengizinkan produk ini dijual bebas. Tapi, masih ada yang meragukannya hingga sekarang.

Sukralosa
Rasanya: 600 kali lebih manis
Banyak terdapat di makanan dan minuman kemasan. Manisnya tetap bertahan meski dipanaskan. Negatifnya, tak bisa dicerna tubuh. Lebih dari 100 studi menyebut produk ini aman.

Aspartam
Rasanya: 200 kali lebih manis
Banyak terdapat di produk makanan atau minuman kemasan. Diduga berbahaya untuk penderita genetic disorder phenylketonuria (gangguan metabolisme turunan). Sekitar 200 studi menyatakan keamanannya. Tapi, ada ahli yang mengatakan pemakaian dalam jumlah besar dan dalam waktu lama dapat menyebabkan kanker.

Sakarin
Rasanya: 200-700 kali lebih manis
Banyak terdapat di berbagai makanan kemasan, soft drink, permen karet. Produk ini sudah lama beredar di pasaran. Rasanya bisa berubah agak pahit usai dipanaskan. Pemanis ini sempat dicurigai dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, sekitar 30 penelitian ilmiah menyatakan sakarin cukup aman untuk dikonsumsi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau